SELECT LANGUAGE

Rabu, 18 Januari 2017

Waktu Mustajab Berdoa di Bulan Ramadhan

Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak doa. Ayat tentang puasa dalam surat Al Baqarah yang langsung dilanjutkan dengan ayat tentang doa mengisyaratkan hal ini.
Secara khusus, ada tiga waktu di setiap hari selama bulan Ramadhan yang merupakan waktu-waktu mustajab untuk berdoa. Berdoa di waktu-waktu ini, insya Allah lebih mudah dikabulkan Allah.

Sepertiga malam terakhir

Pada hari-hari biasa, sepertiga malam yang terakhir juga merupakan waktu mustajabah untuk berdoa. Di bulan Ramadhan, berdoa di waktu ini lebih mudah bagi banyak orang karena umumnya waktu ini adalah waktu sahur.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ

“Rabb kita Tabaraka wa Ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Allah berfirman, “Siapa saja yang berdo’a kepadaKu, niscaya akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepadaKu, niscaya Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepadaKu, niscaya akan Aku ampuni.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Sepanjang waktu puasa

Yakni sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Sebagaimana sabda Rasulullah:

ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ

“Tiga orang yang do’anya tidak tertolak: (pertama) orang yang berpuasa sampai ia berbuka” (HR. Ahmad; shahih lighairihi)

Saat berbuka

Perbanyak doa saat berbuka karena waktu ini juga waktu mustajabah untuk berdoa.

إِنَّ لِلصَّائِمِ عِنْدَ فِطْرِهِ لَدَعْوَةً مَا تُرَدُّ

“Sesungguhnya do’a orang yang berpuasa ketika berbuka tidaklah tertolak.” (HR. Ibnu Majah; hasan)
»»  READMORE...

Sunnah Untuk Pengantin Pada Malam Pertama

Ada yang meninggalkannya karena tidak tahu bahwa tiga hal ini adalah sunnah di malam pertama. Ada pula yang sebenarnya tahu bahwa tiga hal ini sunnah tetapi ia tidak melakukannya karena malu atau alasan sejenisnya.
Tiga hal tersebut terangkum dalam riwayat Ibnu Abi Syaibah, Abdurrazaq dalam Mushannaf dan Thabrani dalam Al Kabir. Bahwa pada suatu hari seorang laki-laki datang menemui Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu. Laki-laki itu menyampaikan bahwa ia baru saja menikah dan takut kalau mempelai wanita membencinya.
Maka Ibnu Mas’ud pun mengajarinya hal-hal yang disunnahkan. “Sesungguhnya rasa kasih sayang itu datang dari Allah, sedangkan kebencian dari syetan, yang mana ia ingin kalin membenci apa yang dihalalkan Allah bagi kalian. Maka apabila istrimu datang kepadamu, ajaklah ia shalat di belakangmu dua rakaat dan berdoalah,
اللَّهُمَّ بَارِكْ لِي فِي أَهْلِي، وَبَارِكْ لَهُمْ فِيَّ، اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي مِنْهُمْ وَارْزُقْهُمْ مِنِّي، اللَّهُمَّ اجْمَعَ بَيْنَنَا مَا جَمَعْتَ إِلَى خَيْرٍ، وَفَرِّقْ بَيْنَنَا إِذَا فَرَّقْتَ إِلَى خَيْرٍ
“Ya Allah. berkahilah aku pada keluargaku dan berkahilah mereka pada diriku. Ya Allah, karuniakanlah diri rezeki karena keluargaku dan karuniakanlah mereka rezeki karena diriku. Ya Allah satukanlah kami selama itu demi kebaikan. Dan pisahkanlah kami selama itu demi kebaikan.” (HR. Ibnu Abi Syaibah)
Hasan Al Basri rahimahullah dalam Mushannaf Abdurrazaq menjelaskan bahwa doa tersebut dibaca dengan memegang ubun-ubun istrinya.
Itulah tiga sunnah di malam pertama yang sering ditinggalkan pengantin baru: shalat berjamaah dua rakaat, lalu memegang ubun-ubun istrinya kemudian berdoa dengan doa tersebut. Keutamaan tiga sunnah ini seperti dijelaskan Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, dapat menumbuhkan dan menguatkan cinta kasih antara suami istri dan mengundang keberkahan dalam kehidupan keluarga mereka. Bukankah keberkahan ini yang diharapkan oleh pengantin baru dan menjadi doa para tamu.
»»  READMORE...

Tips Agar Rumahmu Dimasuki Malaikat


Rasulullah menjelaskan dalam banyak hadits tentang rumah-rumah tertentu yang tidak akan dimasuki Malaikat Rahmat. Di antaranya adalah hadits-hadits berikut ini:

سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تَدْخُلُ الْمَلَائِكَةُ بَيْتًا فِيهِ كَلْبٌ وَلَا صُورَةُ تَمَاثِيلَ

Aku (Abu Thalhah) mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Malaikat (rahmat) tidak akan masuk ke dalam rumah yang di dalamnya ada anjing dan (atau) gambar patung” (HR. Bukhari)

عَنْ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَدْخُلُ الْمَلَائِكَةُ بَيْتًا فِيهِ كَلْبٌ وَلَا صُورَةٌ

عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْمَلَائِكَةُ لَا تَدْخُلُ بَيْتًا فِيهِ صُورَةٌ وَلَا كَلْبٌ وَلَا جُنُبٌ

Dari Ali bin Abu Thalib dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Malaikat (rahmat) tidak masuk rumah yang padanya terdapat gambar dan anjing serta orang yang junub” (HR. An Nasa’i, dishahihkan Al Albani)

عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الْمَلَائِكَةَ لَا تَدْخُلُ بَيْتًا فِيهِ كَلْبٌ وَلَا صُورَةٌ

Dari Ali bin Abu Thalib dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Sesungguhnya Malaikat tidak akan masuk ke dalam rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan gambar” (HR. Ibnu Majah, dishahihkan Al Albani)
Berdasarkan hadits-hadits tersebut, ada sejumlah rumah yang tidak dimasuki oleh malaikat yaitu:
1. Rumah yang di dalamnya ada gambar/lukisan makhluk bernyawa
2. Rumah yang di dalamnya ada anjing.
3. Rumah yang penghuninya junub alias biasa tidak mandi/bersuci dari junub.
4. Rumah yang di dalamnya ada patung.

Selain 4 rumah tersebut, dikutip siraman dalam buku Rumah yang Tidak Dimasuki oleh Malaikat, Abu Hudzaifah Ibrahim bin Muhammad menambahkan rumah-rumah lainnya yang tidak dimasuki oleh Malaikat Rahmat yaitu:
1. Rumah orang yang memutuskan silaturahim
2. Rumah orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya
3. Rumah orang yang memakan harta anak yatim
4. Rumah orang yang memakan riba
5. Rumah yang di dalamnya tidak disebutkan Asma Allah
6. Rumah yang tidak ada shalawat di dalamnya dan lebih mementingkan hawa nafsu
7. Rumah yang di dalamnya banyak caci maki dan laknat
8. Rumah yang di dalamnya ada alunan lagu selain dzikir
9. Rumah yang di dalamnya ada lonceng
10. Rumah yang digunakan minum khamr
11. Rumah yang ditempati perjudian dan sajian berhala
12. Rumah yang di dalamnya ada syirik dan mantra-mantra
13. Rumah yang di dalamnya ada bau tidak sedap atau penghuni laki-lakinya melumuri tubuh dengan kunyit
14. Rumah yang penghuninya hidup boros
15. Rumah yang penghuninya terus menerus melakukan kedurhakaan
16. Rumah yang digunakan untuk kekejian, atau dosa besar


Dari Abu Thalhah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Sesungguhnya malaikat (rahmat) tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar” (HR. Muslim)
»»  READMORE...

Doa Sebelum dan Sesudah Belajar

Doa Sebelum Belajar

Untuk mengefektifkan hasil belajar, Islam menganjurkan kita untuk membaca doa sebelum kita mulai belajar. Adapun doa sebelum belajar seperti yang dicontohkan oleh Rosululloh melalui beberapa hadistnya memiliki bacaan sebagai berikut:

Doa Sebelum Belajar
Latinnya : “Rodittubillahi robba, wabil islami dina, wabim  muhammadin nabiyya wa rosulla, robbi zidnii ilmaan, warzuqnii fahmaan."

Artinya : “Kami ridho Allah sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku, dan Muhammad sebagai Nabi dan Rasul ku. Ya Allah, tambahkanlah padaku ilmu dan berikanlah aku pemahaman yang baik”.

Doa Setelah Sholat untuk Memudahkan Belajar

Selain diucapkan tepat sebelum belajar, untuk mengefektifkan proses belajar, doa juga dapat dibaca setelah sholat. Doa untuk memudahkan belajar yang dilafalkan setelah sholat memiliki bacaan sebagai berikut:

Doa Sebelum Belajar

Latinnya : “Rabbanan fa’naa bima alamtanalladzi yangfa’una, wa zidna ‘ilman, walhamdulillahi ‘ala kullihal”.


Artinya : “Ya Tuhan kami, jadikanlah ilmu kami, ilmu yang bermanfaat. Ajarkan kami apa-apa yang bermanfaat bagi kami, serta tambahkan ilmu kami. Segala puji hanya bagi Allah dalam setiap keadaan”.

Doa Setelah Belajar

Agar apa yang dipelajari akan tetap mudah diingat, ada baiknya kita juga membaca doa setelah belajar. Doa tersebut memiliki bacaan sebagai berikut:

Doa Sebelum Belajar  Islam
Latinnya : “Allahumma innii istaudi'uka maa allamtaniihi fardudhu ilayya 'inda haajati ilaihi walaa tansaniihi yaa robbal 'aalamiin".

Artinya : "Ya Allah, sesungguhnya aku titipkan kepada Engkau, apa yang telah Engkau ajarkan kepadaku, maka kembalikanlah ia ketika aku membutuhkannya. Dan janganlah Kau buat aku lupa padanya, Wahai Tuhan yang memelihara alam".
»»  READMORE...

Manfaat Tidur di Lantai

Ternyata, tidur di lantai membawa 4 manfaat kesehatan ini
Memperbaiki postur tubuh
Ketika Anda tidur di lantai, maka posisi tubuh dan tulang belakang Anda akan sejajar. Hal ini dapat memperbaiki postur tubuh serta mengurangi keluhan penyakit di daerah leher dan punggung.
Meningkatkan sirkulasi darahKarena posisi tubuh yang sejajar saat tidur, maka sirkulasi darah di dalam tubuh Anda pun akan lancar. Tubuh pun akan menjadi segar.
Membersihkan pikiranTahukah Anda bahwa tidur di lantai mampu membersihkan pikiran Anda? Seperti dilansir dari boldsky.com, ketika tubuh dan jiwa Anda berdekatan dengan alam maka pikiran Anda pun akan menjadi segar.
Meningkatkan kesegaran tubuhTak banyak yang tahu bahwa tidur di lantai dapat meningkatkan kesegaran tubuh. Sebab, saat tidur di kasur dan tubuh Anda melawan pegas kasur tersebut maka hal ini dapat membuat Anda tidak nyaman.

»»  READMORE...