SELECT LANGUAGE

Jumat, 27 September 2013

ADAB DALAM PERJALANAN/BEPERGIAN


Orang muslim meyakini bahwa bepergian adalah salah satu kebutuhan hidupnya yang tidak terpisahkan darinya, sebab haji, umrah, perang, menuntut ilmu, berbisnis, dan mengunjungi saudara-saudara seakidahnya, itu semua kewajiban yang menghendaki perjalanan dan bepergian. Oleh karena itu Allah SWT memberi perhatian besar terhadap hukum-hukum dan etika-etikanya. Orang muslim harus mempelajari itu semua dan merealisasikannya.
Beberapa hal yang perlu kita lakukan dalam rangka bertata krama dalam mengadakan perjalanan, antara lain sebagai berikut.
1. Rencanakan dengan matang perjalanan tersebut dan persiapkan bekal dengan cukup agar tidak mendapatkan kesulitan.
2. Membaca doa perjalanan.
3. Senantiasa menjaga kesucian, baik lahir maupun batin selama dalam perjalanan sehingga bernuansa ibadah serta selalu mensyukuri nikmat Allah.
4. Menjaga diri dari sikap tergesa-gesa, menjaga sikap sopan santun, menjaga silaturahmi, dan menebarkan kebaikan.
5. Minta izin dari orang tua, terutama bila bepergian tanpa ditemani oleh keluarga dan perjalanannya cukup jauh.
6. Lapor diri pada petugas, baik ketua RT, RW, atau hansip, terutama bila akan mengadakan perjalanan jauh.
7. Memperhitungkan biaya dan perbekalan yang cukup dan memeriksa kendaraan apabila menggunakan kendaraan pribadi.
8. Apabila singgah di rumah orang lain, famili, atau di penginapan untuk bermalam, bacalah doa.
9. Hendaknya membawa oleh-oleh atau cendera mata apabila tidak memberatkan. Bagilah buah tangan itu kepada para tetangga atau kerabat sebagai ungkapan rasa syukur dan terima kasih karena telah menjaga dan melindungi titipan kita selama perjalanan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar