SELECT LANGUAGE

Jumat, 20 September 2013

Fungsi Iman Kepada Qadha dan Qadar

 1. Menyadari dan menerima kenyataan  
 Iman kepada qadha dan qadar dapat menumbuhkan kesadaran yang tinggi untuk menerima kenyataan hidup.  Karena yang terjadi adalah sudah pada garis ketentuan Allah pada hakekatnya bencana atau rahmat itu semata-mata dari Allah SWT. Firman Allah SWT  yang Artinya :  “Katakanlah: “Siapakah yang dapat  melindungi kamu dari (takdir) Allah jika Allah menghendaki bencana atasmu, atau menghendaki rahmat untuk dirimu dan orang-orang munafik itu tidak memperoleh bagi mereka pelindung dan penolong selain Allah”. (QS. al-Ahzab : 17) 

2. Membentuk dan meningkatkan kesabaran 

Orang yang beriman kepada qadha dan qadar akan senantiasa menerima segala sesuatu dengan penuh kesabaran, baik dalam situasi yang sempit atau susah dan tetap bersabar dalam situasi senang atau bahagia. Dengan demikian orang yang beriman kepada takdir Allah SWT senantiasa dalam keadaan yang stabil jiwanya.  
Artinya : “Apakah manusia itu mengira mereka akan dibiarkan, sedang mereka tidak diuji lagi ?”. (QS. al-Ankabut : 2) Wujud ujian dan cobaan bisa berupa tiadanya biaya pendidikan, fisik yang lemah, penyakit, orang tua meninggal, dilanda bencana alam, dan sebagainya. 
Perhatikan firman Allah yang artinya:  “Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS. al-Baqarah : 155) 
Renungkan ayat 155 surat al-Baqarah, yaitu supaya memberi berita gembira  kepada orang-orang yang sabar. Memang dalam menghadapi cobaan diperlukan sikap sabar. Tanpa sikap sabar akan sulit manusia mencapai sukses. 

3. Sebagai pendorong dalam berusaha 
Agar seseorang terus giat berusaha  ia pun yakin bahwa segala hasil usaha manusia selalu diwaspadai, dinilai, serta diberi balasan. Firman Allah : Artinya :  “Dan bahwasannya seorang manusia tiada  memperoleh selain apa  yang telah diusahakannya. Dan bahwasanya usahanya itu kelak akan di perlihatkan (kepadanya). Kemudian  akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna, dan bahwasannya kepada Tuhanmulah kesudahan (segala sesuatu)”. (QS an-Najm : 39-42) 

4. Menumbuhkan Sikap Optimis 
Keyakinan terhadap Qadha dan  Qadar dapat menumbuhkan sikap yang optimis tidak mudah putus asa. Karena ia yakin walau sering gagal, pasti suatu saat akan berhasil sehingga tidak akan berputus asa. Firman Allah SWT : Artinya :  “…dan jangan kamu berputus asa  dari rahmat Allah. Sesungguhnya tidaklah berputus asa dari rahmat  Allah, melainkan kaum yang kafir.” (QS. Yusuf : 87) 

5. Menumbuhkan jiwa tawakal 
 Jiwa tawakal pasrah kepada Allah SWT akan tumbuh pada diri seseorang jika ia meyakini bahwa segala sesuatu telah dikehendaki Allah. Allah Maha bijaksana sehingga menurut keyakinannya Allah tidak mungkin menyengsarakannya. Allah sumber kebaikan sehingga tidak mungkin Allah menghendaki hamba-Nya kepada keburukan.   Firman Allah SWT yang artinya: Artinya : “Sesungguhnya aku bertawakkal kepada Allah, Tuhanku, dan Tuhanmu. Tidak ada satu binatang melata pun, melainkan Dialah yang memegang ubun-ubunnya. Sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus.” (QS. Hud : 56). 

3 komentar:

  1. makasih banget, bermanfaat buat referensi ijin ikut ya
    http://situspolisi.blogspot.com/

    BalasHapus
  2. makasih banget, bermanfaat buat referensi ijin ikut ya
    http://situspolisi.blogspot.com/

    BalasHapus
  3. Meningkatkan kesabaran. Ini yang saya rasakan. Terimakasih teman.
    Hidup Adalah Perjuangan

    BalasHapus