SELECT LANGUAGE

Sabtu, 14 September 2013

10 Foto Hantu Paling Otentik dan Dipercaya Keasliannya

10 Foto Hantu Paling Terkenal, Otentik dan Dipercaya Keasliannya Oleh Para Ahli Fotografi

Salah satu dari peristiwa menarik atau misteri dunia yang paling membuat penasaran adalah hantu. Keberadaan entitas yang satu ini selalu ditolak oleh orang yang skeptis, padahal semua agama “memperkenalkan” keberadaan mereka disetiap Kitab Suci agama-agama di dunia.
Banyak pendapat mengenai keberadaan makhluk tak terlihat ini, bahkan ada juga yang tak percaya, tapi ada juga yang percaya tapi itu adalah sejenis jin.
Alien, Jin, Hantu dan Ilmu Pengetahuan
Sebagian penganut yang bertumpu pada ilmu sains atau Scientology ada yang percaya tentang makhluk “beda dimensi” ini. Namun seiring zaman, mereka yang berbasis pada sains akhirnya menganggap bahwa hantu adalah salah satu jenis alien, namun berada pada dimensi yang berbeda dengan dimensi manusia.
Jadi perkembangan arti “alien” semakin melebar, tak hanya makhluk dari luar angkasa, namun juga makhluk dari dimensi lain.
Tapi semua itu tak menyimpang dari arti “alien” itu sendiri, yaitu “makhluk asing” atau belum dikenal, jadi pengertiannya masih tepat walau penggunaannya jadi melebar.
biggest water in the universe found in quasar
Multiverse lebih tepat dari pada Universe
Ilmu pengetahuan modern malah sudah berteori dan menganggap bahwa alam semesta yang maha luas tak terbatas ini, yang terlihat baru hanya sebatas pengelihatan mata manusia.
Artinya masih banyak “object” atau entiti atau makhluk astral yang tak terlihat lainnya, namun mata sudah tak sanggup lagi untuk mencapai panjang gelombang tersebut.
Bahkan ilmu pengetahuan fisika dan kimia juga sudah tak lagi sanggup menjelaskan, karena tidak memiliki rumus pasti untuk keberadaan “dimensi lain” yang sudah berada diluar kemampuan ilmu-ilmu tersebut.
Oleh karenanya banyak ilmuwan udah berpendapat bahwa alam semesta atau yang selama ini dikenal sebagai “Universe” harus diubah menjadi “Multiverse”, yang artinya memiliki banyak dimensi, yaitu keberadaan dimensi lain yang tak terlihat oleh mata manusia, dan mereka meyakini bahwa dimensi lain itu ada.
Namun menurut ilmu-ilmu agama (dalam hal ini misalkan Islam – pen.) juga harus meyakini keberadaan entitas ini, tapi yang harus diberi garis tegas adalah: hantu adalah jin, dan mereka bukan orang yang sudah mati.
Orang yang sudah mati tak akan menggoda manusia karena bukan itu sejatinya roh manusia dalam menjalani ketentuanNya setelah ia wafat.
Big eye Alien
Salah satu bentuk Extra Terrestial yang banyak diyakini keberadaannya hingga sekarang,  lebih dikenal dengan sebutan” The Grey Alien.”
Makhluk yang mati dipercaya oleh semua agama kembali kepada Tuhannya, mereka mati bukan untuk menggoda manusia lainnya, tapi semua itu sebenarnya adalah jin.
Jadi singkatnya, alien artinya adalah “makhluk yang belum dikenal”, wujudnya bisa sebesar bakteri hingga lebih besar dari makhluk yang kini telah dikenal manusia, dan mereka bisa berasal dari luar angkasa (sering disebut jugaExtra Terrestrial atau E.T yang berarti makhluk luar angkasa), juga dari dalam Bumi (seperti spesies makhluk baru yang belum dikenal) atau juga dari dimensi lainnya (pada ilmu pengetahuan terkini).
Tapi pada dasarnya dahulu, alien itu adalah spesifikasi untuk makhluk asing yang belum dikenal dan memiliki sifat biologis serta terlihat mata, namun akibat mulai diyakini adanya keberadaan jin oleh ilmu pengetahuan yang terkadang tak percaya keagamaan, akhirnya mereka bingung mengategorikannya, maka dari itu mereka menambahkan pengertian “jin” (menurut religius) dalam daftar “alien” (menurut sains). Jadi untuk masa kini, Jin termasuk jenis Alien.
Sedangkan Hantu adalah wujud makhluk jin yang tampak oleh manusia akibat “kemampuannya” yang dapat mendekati frekuensi gelombang yang dapat diterima, dilihat atau didengar oleh kemampuan indera manusia.
Indera pengelihatan manusia misalnya, hanya dapat melihat pada gelombang atau spektrum dari warna merah sampai warna ungu, dibawah warna merah atau dikenal sebagai “infra red” mata manusia sudah tak lagi dapat melihatnya. Begitu pula diatas ungu yang dikenal sebagai “ultra violet”, mata manusia juga sudah tak lagi dapat melihatnya, mirip infra red.
spectrum
spektrum sinar
Kedua spektrum itu hanya dapat dilihat melalui bantuan alat yang hanya dapat mendetaksi infra red dan ultra violet. Diatas atau dibawah itu seperti sinar alpha beta, gamma dan sejenisnya manusia juga tak mampu melihatnya.
Untuk membuktikannya anda dapat melakukan percobaan sederhana. Anda hanya perlu menyiapkan dua alat bantu saja dan keduanya pasti anda miliki, yaitu sebuah remote control TV atau AC atau remote control apapun. Dan alat kedua adalah kamera digital, bisa juga anda pakai kamera yang ada diponsel anda.
Caranya, tekan tombol apapun di remote control dan pada saat yang sama lihatlah LED IR (Iinfra red) pada remote yang berada pada diujungnya. LED IR harusnya menyala, namun mata anda tak mampu untuk melihat sinar inra red tersebut.
Kini ambillah kamera digital anda, gunakan mode kamera lalu sorot ke LED IR pada remote control yang sedang anda tekan tombolnya. Maka sinar infra red pada lampu LED akan terlihat oleh mata anda dengan bantuan kamera digital anda tersebut!
IR LED remote control and camera
Mengapa kamera ponsel dapat mampu mendeteksi sinar infra red tersebut? Karena dalam ilmu fotografi ada istilah yang disebut frame per second (FPS) atau gambar per gambar dalam setiap detiknya. FPS, yaitu sebuah satuan kecepatan kamera video dalam mengambil sukma atau objek berdasarkan gambar per gambar, atau penangkapan objek dengan wujud berupa frame atau seperti gambar atau foto.
Tapi karena sangat cepat pergantiannya, maka mata kita tak dapat melihat pergantian gambar per gambar atau foto per foto tersebut, kecuali dengan suatu alat bantu. Sedangkan mata manusia azaz kerjanya tak sama seperti video kamera. Pada mata manusia pengelihatannya adalah konstan dan terus menerus, bukan berdasarkan frame per frame.
Itu baru contoh dan pembuktian kecil, bahwa mata kita hanya dapat melihat pada spektrum terbatas dari tak terbatasnya frekuensi di jagad raya.
Oleh karenanya, banyak objek astral atau jin atau yang sering disebut hantu dapat terekam sukma mereka hanya melalui foto dan kamera video. Dan itu semua adalah berdasarkan kemampuannya dalam “melihat pinggir spektrum” yang mana mata manusia tak mampu untuk melihatnya!
Spectrum Frekuensi
Spectrum Frekwensi
Sama seperti penglihatan, pendengaran manusia juga sangat terbatas, hanya sekitar 20-22 Hertz hingga 20-22 kilo Hertz, dibawah dan diatas itu disebut infra sonic dan ultra sonic.
Nyaris dibatas atas pada dunia audio mirip suara treble, dan nyaris pada batas bawahnya mirip dentuman bass.
Diluar kedua batas atas dan batas bawah frekuensi suara itu, manusia mulai tak dapat lagi mendengarnya melalui panca indera yang dimilikinya, telinga.
Oleh sebabnya jika anda membeli alat anti tikus atau nyamuk, anda tak dapat mendengarnya karena ketebatasan pendengaran manusia.
Berbeda dengan hewan, beberapa hewan dapat melihat spektrum cahaya dan dapat mendengar spektrum frekuensi suara diluar kemampuan manusia. Oleh karenanya banyak jenis hewan yang dapat mengetahui akan terjadi gempa bumi atau bahkan dapat melihat makhluk astral.
Itulah sebabnya banyak ilmuwan setuju, bahwa spektrum diluar kemampuan indera manusia tersebut adalah TAK TERBATAS. Dan itu pula sebabnya mengapa sebagian ilmuwan lebih menyetujui alam semesta ini kurang tepat jika disebut Universe, tapi lebih tepat disebut Multiverse.
Jin Dapat Berwujud Apa Saja Termasuk Berwujud Manusia
Lalu mengapa ada hantu (baca: jin) yang berwujud manusia? Hal itu sering disebut dengan “menjelma” seperti wujud manusia, tapi itu adalah jenis jin yang kini oleh kalangan sains disebut juga sebagai Alien.
Dimensi mereka para jin, tak terpengaruh oleh tempat dan waktu karena berada di dimensi lain (bukan pada dimensi ketiga seperti manusia). Olah karenanya, mereka tak berfisik dan dapat bersembunyi pada benda berdimensi lain dengan mereka, misal pada benda dimensi manusia, dimensi ketiga.
Oleh karenanya mereka dapat berubah bentuk menjadi mirip binatang, bahkan mirip mausia yang sudah meninggal. Lalu pertanyaannya, mengapa mereka bisa berwujud seperti orang yang sudah wafat tapi kita pernah kenal disaat mereka hidup, bahkan berwujud seperti kakek nenek kita atau buyut kita?
Tiga alien diladang gandum di Inggris (ilustrasi)
Tiga alien diladang gandum di Inggris (ilustrasi)
Perlu diketahui bahwa jin memiliki umur yang jauh lebih panjang dibanding manusia.
Umurnya bisa ratusan, ribuan bahkan jutaan tahun, daripada patokan tahun yang dipakai manusia. Satu tahun versi jin jauh lebih panjang dibanding versi tahun manusia. Ini dikarenakan dimensi mereka memiliki waktu yang berbeda, bahkan bisa jadi tak memiliki patokan waktu yang standar.
Jadi mereka bisa tahu seperti apa wujud orang tua kita yang sudah wafat, kakek, nenek, buyut dan seterusnya karena mereka juga tahu. Lalu mereka dapat menjelma dan berwujud seperti orang yang sudah wafat tersebut.
hollow-earth-aliensHal ini mirip jika kita memiliki hewan peliharaan, kucing misalnya, kita dapat memelihara kucing hingga beberapa keturunan dan kita tahu seperti apa ibu-bapaknya, kakek-neneknya bahkan buyut dari kucing-kucing itu, tapi bedanya kita tak dapat berwujud seperti buyut kucing dengan muka menyeramkan lalu dapat menegur cicitnya dan berkata “hai apa kabar cicitku.”
Jadi apapun hantu yang kita lihat dan berwujud seperti manusia sebenarnya adalah perwujudan jin-jin (menurut ufology, alien) agar dapat mengecoh manusia supaya manusia dapat memuja orang yang sudah wafat itu dan akan memulai kemusrikannya.
Menurut penganut religius, jin juga memiliki akal, pendidikan, ilmu pengetahuan, keluarga, beranak, bersosialisasi dan lainnya, sama dan mirip seperti manusia, namun jin berada pada dimensi yang berbeda.
Sedangkan jin atau hantu pada foto-foto dibawah ini tidak digambarkan dalam keadaan penuh darah, bertaring, maupun gambaran seram lain, namun berupa wujud orang-orang terdekat. Dilansir dari situs oddee.com, berikut sepuluh gambar hantu tanpa rekayasa dan diakui oleh peneliti fotografi disertai sedikit info dan kisah dibaliknya. Berikut ini foto-foto makhluk astral yang sempat terlihat oleh kamera:

1. Hantu Tangga Tulip, Inggris

hantu-tangga-tulip-di-inggris
Pada 1966 Pendeta Ralph Hardy mengambil gambar tangga berputar di Museum Maritim, Kota Greenwich, Inggris. Foto itu menangkap sosok mahluk halus dan dinamakan “hantu tangga tulip” atau Tulip Staircase Ghost.
Pakar telematika mengatakan foto ini asli dan tidak ada unsur manipulasi. Memang di museum itu para hantu sering menampakkan diri di berbagai sudut. Bahkan sering ada suara-suara aneh seperti anak kecil menangis atau teriakan perempuan.

2. Hantu Ibu di Pemakaman, Inggris

hantu-ibu-di-pemakaman-inggris
Pada 1959 Mabel Chinnery dan suaminya mengunjungi makam ibunya di sebuah pemakaman di Inggris. Perempuan itu mengambil gambar sang suami saat berada sendirian di mobil.
Namun dia terkejut saat mencetak foto itu, ada sosok misterius berada di kursi belakang mengenakan kacamata hitam? Chinnery mengidentifikasikannya sosok tersebut sebagai ibunya.
Sedangkan ibunya yang telah meninggal dan kuburannya tengah dia datangi. Menurut ahli foto, gambar itu tidak ada rekayasa dan otentik.

3. Hantu Kakek di Belakang Nenek, Amerika

hantu-kakek-di-belakang-nenek-di-amerika
Denise Russel asal Amerika Serikat memfoto neneknya pada 1997. Neneknya sudah menjanda sejak tujuh tahun sebelum dia mengambil gambar itu.
Saat itu keluarga besar Russel mengajak sang nenek piknik bersama. Saat itulah dia mengambil foto neneknya dan meyakini tidak ada satu pun orang di belakang si nenek. Awalnya ketika Russel mencetak gambar itu dia tidak terlalu peduli orang di belakang neneknya.
Namun pada tahun 2000 nenek Russel meninggal dan saat itulah Russel baru sadar, ternyata lelaki di belakang neneknya itu tidak lain adalah sang kakek. “Saya rasa dia hendak menjemput nenek,” ujarnya saat itu.

4. Hantu di Toko Mainan, Amerika

hantu-di-toko-mainan-di-amerika
Toko mainan Toys R Us di Kota Sunnyvale, Negara Bagian California, Amerika Serikat, ternyata dihuni banyak hantu. Sebuah foto mengejutkan memperlihatkan para arwah itu tengah bercengkrama. Mereka terekam di sebuah kamera infra merah. Para kru berani bersumpah saat itu lorong dalam keadaan sepi.
Seorang dukun bernama Sylvia Browne mengatakan wajah para hantu salah satunya yakni John, seorang petani dan toko mainan itu berdiri di atas lahan dia. John mati kehabisan darah saat tangannya terpotong ketika dia membelah kayu.
Pegawai Toys R Us mengatakan John sering menampakan diri pada mereka dan pelanggan, termasuk di toilet perempuan. Dia juga suka memainkan keran air, dan membisikkan namanya di telinga para karyawan. Mengerikan.

5. Hantu Bayi di Pemakaman Queensland, Australia

hantu-bayi-di-australia
Pada 1946 seorang perempuan bernama nyonya Andrew mengambil foto di kuburan putrinya di Kota Queensland, Australia. Putrinya itu berusia 17 tahun dan meninggal secara mengenaskan.
Namun alangkah terkejutnya nyonya Andrew saat mencetak gambar itu ada sesosok hantu bayi tengah memandang ke arah kameranya sembari tersenyum. Dia yakin tidak ada satupun anak kecil di situ apalagi bayi.
Setelah diselidiki oleh seorang paranormal bernama Tony Healy, dia menemukan kuburan bayi yang letaknya dekat makam putri Nyonya Andrew.

6. Hantu White Lady, Inggris

hantu-white-lady-of-worstead-church
Pada tahun 1975, pasangan suami-istri Diane dan Peter Berthelot bersama putranya yang berusia 12 tahun berkunjung ke Gereja Worstead di Norfolk utara, Inggris. Pada saat itu Peter mengambil gambar istrinya yang sedang duduk dan berdoa di bangku gereja.
Beberapa bulan kemudian, teman Diane melihat foto tersebut dan menanyakan, “Siapa yang duduk di belakangmu Di?”. Ternyata dalam foto tersebut terlihat sosok bayangan perempuan memakai gaun kuno berwarna putih.
Pada musim panas selanjutnya, keluarga Berthelot kembali ke Gereja Worstead dan bertanya kepada penjaga gereja mengenai wanita yang ada di foto tersebut. Penjaga gereja menjelaskan bahwa yang ada di foto tersebut adalah White Lady.
White Lady sudah menjadi legenda di gereja tersebut yang dikenal sebagai hantu penyembuh. Dia akan menampakkan diri saat ada orang yang butuh untuk disembuhkan. Diane ingat pada saat foto itu diambil, dia sedang sakit dan melakukan pengobatan.

7. Hantu The Watcher, Australia

hantu-the-watcher
Foto di atas diambil pada tahun 1959 di Corrobore Rock, Alice Springs, Australia. Dalam foto tersebut terlihat bayangan seorang manusia semi transparan yang memakai gaun panjang berwarna putih. Foto hantu ini dikenal sebagai Outback Ghost atau the Watcher.
Jika dilihat lebih seksama, sosok dalam foto tersebut terlihat seperti sedang memegang kamera atau teropong. Banyak spekulasi berkembang bahwa sosok tersebut hanya bayangan dari seseorang, namun hingga kini masih belum ada yang dapat membuktikan.
Banyak orang berpendapat bahwa sosok yang ada di foto tersebut adalah hantu yang selalu mengawasi kegiatan manusia.

8. Hantu The Brown Lady, Inggris

hantu-the-brown-lady
The Brown Lady adalah salah satu foto hantu yang paling terkenal di dunia. Sosok dalam foto di atas dipercaya sebagai hantu dari Lady Dorothy Townshend, istri dari Charles Townshend, salah satu bangsawan Inggris di awal tahun 1700an.
Banyak orang percaya bahwa Lady Dorothy meninggal karena dia dikunci oleh suaminya di salah satu ruangan terpencil di dalam rumah tersebut selama bertahun-tahun. Hingga kini, arwah Lady Dorothy menghantui seisi rumah tersebut.
Pada awal abad 18, raja George IV menginap di rumah tersebut dan mengakui pernah melihat sosok perempuan dengan gaun berwarna coklat berdiri di samping tempat tidurnya.

9. Hantu Pemakaman Boothill, Amerika

hantu-the-ghost-of-boothill-cemetery
Foto di atas mengubah pandangan Terry Ike Clanton mengenai hantu. Sebelumnya dia tidak pernah percaya akan adanya roh atau makhluk halus yang sering menampakkan diri.
Foto di atas yang juga dikenal sebagai “The Ghost of Boothill Cemetery” diambil saat Clanton sedang shooting film bertema koboi. Clanton yakin pada saat itu dia hanya berdiri sendirian di dekat pemakaman Boothill. Namun setelah foto tersebut dicetak terlihat sosok laki-laki melayang tanpa kaki di belakangnya.

10. Hantu Madonna of Bachelor’s Grove, Amerika

hantu-madonna-of-bachelors-grove
Foto di atas diambil disalah satu pemakaman paling angker di Illinois Amerika Serikat. Pada 10 Agustus 1991, sekelompok peneliti hantu dari Ghost Research Society (GRS) sedang melakukan investigasi di pemakaman tersebut.
Mari Huff, salah seorang anggota kelompok tersebut mengambil gambar dengan menggunakan kamera infra merah berkecepatan tinggi. Tidak ada siapapun di pemakaman terpencil tersebut selain anggota dari GRS.
Ketika hasil foto tersebut dicetak, di foto tersebut terlihat sosok wanita sedang duduk di atas sebuah nisan. Perempuan yang memakai gaun kuno tersebut terlihat transparan. Beberapa orang juga melaporkan pernah melihat sosok hantu di pemakaman tersebut.
Jadi apapun hantu yang kita lihat dan berwujud seperti manusia (seperti gambar atau foto diatas) sebenarnya adalah perwujudan jin-jin (menurut ufology – alien) agar dapat mengecoh manusia supaya manusia dapat memuja atau menakuti orang yang sudah wafat itu dan akan memulai kemusrikannya.
Tapi perlu diingat kembali kembali bahwa kemungkinan keberadaan Alien dari luar planet Bumi atau Extra Terrestrial masih terbuka lebar. Sayangnya, mereka masih saling “terkurung dengan waktu” di masing-masing planetnya dan belum dapat melakukan kontak diantara mereka karena masalah jarak dan waktu.
Sama-sama tak bisa saling mengontak karena jarak yang sedemikian amat sangat jauhnya. Kecuali makhluk yang sudah bisa “mengalahkan jarak dan waktu” yang jumlahnya sangat sedikit dibandingkan dengan jumlah makhluk pintar tapi belum bisa mengalahkan jarak dan waktu, untuk saling berjumpa.
»»  READMORE...

Misteri Crop Circle

Setelah lebih dari seratus tahun menjadi misteri yang menyenangkan bagi para pemburu fenomena aneh, apakah sekarang misteri crop circle telah mulai terungkap sedikit demi sedikit? Jika demikian adanya, apakah kita siap untuk mengakui bahwa crop circle hanyalah sebuah seni buatan manusia yang tidak ada kaitannya dengan ekstra terrestrials? 
Soal crop circle, komunitas peneliti dan media terombang-ambing. Antara mempercayainya sebagai pesan rahasia makhluk berintelejensia tinggi dari peradaban jauh di planet lain ataukah hanya sekedar sebuah karya fantastis dari seniman langka yang bekerja diam-diam untuk memuaskan diri. 
Pola-pola indah dan rumit crop circle telah menghiasi ladang-ladang gandum di Inggris selama puluhan tahun. Para petani yang kesal karena ladangnya yang rusak oleh crop circle umumnya masih bisa mengutip uang dari para turis yang ingin menyaksikan dan merasakan sensasi misteri ini. Namun, sepertinya atraksi turis semacam itu telah berakhir. Dan mungkin juga misteri crop circle akan bernasib sama. 
Pada tahun 2013 ini, para peneliti dan pemerhati crop circle menyadari satu hal yang tidak biasa, yaitu penurunan jumlah kemunculan crop circle yang sangat tajam di Inggris. Pada pertengahan tahun 2012, paling sedikit muncul 50 pola di ladang-ladang gandum Inggris. Tahun ini hanya 15. Tetapi bukan itu yang paling mengganggu, melainkan bentuk pola yang sangat sederhana sehingga memunculkan spekulasi bahwa siapapun yang membuat crop circle indah pada tahun-tahun sebelumnya telah memutuskan untuk pensiun. 
Lihat saja contoh-contoh crop circle berikut ini: 

Pola seperti ini jelas terlihat seperti dibuat oleh para amatir yang belum memiliki kemampuan untuk menyamai pola terdahulunya.
Atau bentuk hati yang muncul berikut ini. Jelas tidak menunjukkan kehebatannya sebagai crop circle kelas dunia. Bandingkan dengan crop circle berpola hati yang muncul sebelumnya.
 
Apa yang telah terjadi? Apakah alien dari planet lain telah dihinggapi rasa jenuh untuk menunjukkan karya-karya spektakulernya di ladang-ladang gandum Inggris. 
Well, memang iya, para pembuat crop circle itu dihinggapi rasa jenuh, atau malas, untuk melanjutkan karyanya. Tapi mereka bukan alien.
Menurut daily mail, yang mengutip sumber-sumber internal, para seniman rahasia yang sebelumnya rajin membuat crop circle memang telah memutuskan untuk berhenti. Salah satunya adalah Julian Richardson yang telah beralih ke seni Sand Circle. 

Julian Richardson
Matthew Williams, seniman lain, memutuskan berhenti setelah mengalami penyakit yang berhubungan dengan tanaman. Mundurnya dua seniman ini telah membuat seniman lain malas membuat crop circle yang baru dikarenakan tingkat kompetisi yang telah menurun jauh. 

Matthew Williams 
Kata Williams,"Masalahnya adalah para pembuat crop circle hebat telah pensiun atau beralih ke sesuatu yang baru. jadi sudah tidak ada kompetisi lagi. Seniman-seniman tersebut adalah orang-orang yang sangat kreatif, dan tanpa adanya persaingan persahabatan, banyak seniman lain menjadi tidak peduli lagi dengan crop circle." 
Ia melanjutkan,"Banyak dari crop circle terbaik yang muncul beberapa tahun belakangan ini dibuat hanya oleh segelintir orang dan sekarang mereka telah menggantung papan kayu dan pindah ke ladang yang baru." 
Mengenai Julian Richardson, Matthew berkata,"Ia ingin mencoba sesuatu yang baru dan saya rasa ia muak dengan orang-orang yang berusaha mendapatkan uang dari hobinya - walaupun ia sendiri tidak pernah mendapatkan apa-apa. Para petani menjadi semakin galak dan para penggemar crop circle menuntut semakin banyak dan kami masih tidak mendapatkan uang sama sekali." 
Matthew merujuk kepada Monique Klinkenbergh, seorang "ahli" crop circle belanda yang membuat sebuah skema dimana orang-orang yang datang harus membayar supaya bisa masuk dan berjalan di dalam pola crop circle.  

"Banyak dari rekan seniman berhenti membuat crop circle karena telah dirusak oleh orang-orang luar seperti Klinkenbergh yang berusaha mendapatkan uang dari hobi kami. Kami, komunitas pembuat crop circle tidak suka ada orang luar seperti dia yang mengambil alih dan berusaha ikut campur." 
Soal petani yang semakin galak, Matthew pernah mengalaminya sendiri ketika pada tahun 2006 ia ditangkap polisi dan dihukum karena dianggap merusak ladang gandum yang bukan miliknya. 
Menurut Matthew, jika keadaan ini terus berlanjut maka tahun depan bisa jadi tidak akan ada lagi crop circle yang muncul. 
Memang sejak dulu para peneliti crop circle meyakini bahwa sekitar 80 persen pola yang muncul adalah buatan manusia. Namun tidak ada dokumentasi yang jelas mengenai keaslian masing-masing pola.
Dengan adanya perkembangan terbaru ini, maka misteri crop circle berpola rumit memang patut dipertanyakan kembali.

Logikanya seperti ini,

1. Seniman crop circle aktif bekerja = Crop circle terus bermunculan.
2. Seniman crop circle pensiun = Crop circle tidak muncul.

Ini berarti,

3. Crop circle pastilah dibuat oleh seniman crop circle (manusia).

Cukup rasional. 

Tentu saja apa yang saya gambarkan lewat 3 poin di atas tidak persis menggambarkan apa yang sedang terjadi. Soalnya crop circle tidak bisa dibilang hilang sama sekali karena crop circle dengan pola-pola sederhana masih muncul. Kita tidak tahu ada berapa banyak seniman crop circle yang masih aktif atau mereka yang baru pertama kali mencoba membuat crop circle di luar sana sehingga mustahil rasanya untuk bisa benar-benar memecahkan misteri ini.

Namun, dengan pensiunnya seniman-seniman utama, jelas sekali bahwa kemunculan crop circle (berpola rumit) sendiri mengalami penurunan yang sangat signifikan sehingga kesimpulan poin 3 diatas adalah sebuah kemungkinan yang sangat besar.

Bukankah dengan demikian kita bisa mengambil kesimpulan bahwa crop circle berpola rumit sesungguhnya bisa jadi hanya merupakan karya tangan para seniman, dalam hal ini manusia biasa?

Bagaimana jika crop circle yang sejati sebenarnya hanya berupa lingkaran-lingkaran bulat biasa seperti yang muncul puluhan tahun yang lampau? 

Apakah kita masih akan mengakui keindahan misterinya? 

Tapi bukankah menurut para ahli pola rumit semacam itu tidak akan sanggup dibuat oleh seorang hoaxer?

Untuk itu, mari kita melihat crop circle dari sebuah perspektif yang baru, yaitu kemungkinan bahwa misteri ini sebenarnya tidak sehebat yang kita kira. Jika kita melihat kembali ke belakang, kita akan menemukan dua karakteristik utama yang membuat crop circle menjadi sebuah misteri yang menarik.  
Karakteristik pertama adalah pola yang indah dan rumit yang katanya mustahil bisa dikerjakan dalam waktu satu malam tanpa menarik perhatian.

Karakteristik kedua adalah ciri-ciri fisik dan perubahan (abnormalitas) yang terjadi pada tanaman dan ladang dimana crop circle muncul.

Mari kita melihatnya satu persatu. 

Pola Rumit yang Mustahil

Argumen yang selalu diajukan adalah, "Mustahil crop circle bisa dibuat oleh manusia karena polanya terlalu rumit untuk ukuran kemampuan manusia. Lagipula, pola semacam itu tidak mungkin dibuat dalam semalam."

Memang benar. Yang mengajukan alasan di atas umumnya adalah: Para peneliti, penulis, wartawan, penggemar misteri, anda yang sedang membaca tulisan ini dan saya sendiri.   

Tentu saja kita akan menganggapnya sebagai suatu kemustahilan karena kita tidak pernah bergelut dengan proses konstruksi sebuah crop circle. 

Tapi, akan lain jadinya jika kita bertanya kepada para seniman yang telah menghabiskan puluhan tahun hidupnya untuk mempelajari dan menyempurnakan teknik pembuatan crop circle. Pola yang rumit bukan lagi suatu kemustahilan.

Kita juga sering mendengar bahwa manusia masa lampau tidak memiliki teknologi untuk mengangkat batu yang beratnya berton-ton atau membuat gambar raksasa semacam garis nazca. Namun berbagai eksperimen menunjukkan kalau semua itu sangat mungkin dilakukan walaupun hanya dengan peralatan yang sederhana. 
Pengambilan kesimpulan yang salah ini juga terjadi pada pola rumit crop circle.

Mengenai pola geometri yang rumit, Julian Richardson adalah salah seorang yang sangat ahli. Lihat saja karya seni sand circle yang dibuatnya. Jika kita melihat contoh lain dari halaman facebooknya, 
jelas sekali terlihat bahwa Julian sangat mampu membuat pola-pola indah dan rumit. 

Jika ia mampu membuatnya di atas permukaan pasir, maka pastilah ia juga mampu membuatnya di atas ladang gandum.

Katanya,"Saya sudah terlibat dalam pembuatan crop circle sejak tahun 1990-an. Saya suka dengan geometri, seni dan fenomena paranormal. Apapun yang diklaim oleh para ahli crop circle, para seniman ini memang hanya menggunakan tali, patok dan bilah kayu untuk menciptakan seni yang sedemikian indahnya." 
Keahlian menggunakan tangan dan peralatan sederhana tersebut kemudian dikombinasikan dengan komputer yang digunakan untuk menghasilkan pola-pola geometri seperti fraktal. Menurut seorang seniman crop circle lain, semua kombinasi ini akan menyebabkan sebuah crop circle berpola rumit "Dead easy to make".

Mengenai kepindahannya ke seni sand circle, Julian berkata kalau ia ingin mendapatkan legitimasi dari masyarakat. Ini sepertinya membenarkan ucapan Matthew. 

Keahlian Julian dalam membuat crop circle berpola rumit juga dikonfirmasi oleh peneliti lainnya, George Wingfield. Ia adalah peneliti crop circle yang punya kaitan dengan komunitas pembuat crop circle. Menurutnya pola crop circle angka phi rumit yang muncul di Inggris tahun 2008 dan yang hanya bisa dipecahkan oleh seorang ahli astrofisika sesungguhnya adalah buah karya seorang seniman yang dikenalnya dibantu oleh Julian. Jadi bukan karya alien walaupun memiliki pola matematika yang rumit. 

Keahlian Julian bahkan menginspirasi circle maker lainnya yang sering mendedikasikan karya-karya mereka untuknya. Dan mereka memberikan petunjuknya lewat sebuah inskripsi misterius.

Walaupun terlihat seperti bahasa dari planet lain, inskripsi tersebut sesungguhnya adalah huruf "FOJ" yang merupakan singkatan dari "Friends of Julian".

John Lundberg, seniman crop circle lainnya, mengaku bahwa ia tertarik membuat crop circle karena film Mel Gibson, Signs. Pada tahun 1991, ketika Doug Bower dan Dave Chorley mengaku bahwa mereka telah membuat crop circle, ketertarikan masyarakat akan pola-pola aneh ini mulai padam. Lundberg berniat membangkitkannya.
"Kami ingin memunculkannya kembali dengan membuat pola yang sedemikian besar dan kompleksnya sehingga orang-orang akan kembali bertanya: 'apakah mungkin semua ini dibuat oleh manusia?' "
Menurutnya, bulan terbaik untuk membuat crop circle adalah Juni untuk tanaman Barley dan pertengahan Juli untuk Gandum. Pada bulan-bulan itu kondisi tanaman akan membuat mereka terlihat lebih indah karena setiap batang tanaman berdiri tegak lurus. Mereka membuat pola-pola tersebut dengan bantuan komputer. Ketika sampai pada implementasi di lapangan, tidak dibutuhkan lagi teknologi rumit. Hanya pita, tali dan papan.
Ini adalah salah satu contoh bagaimana crop circle dibuat dalam semalam.

Dari pernyataan Lundberg, kita bisa membagi era crop circle menjadi dua. Yang pertama adalah era pola sederhana, hanya berbentuk  satu lingkaran sederhana. Yang kedua adalah era geometris berpola rumit. Jika dilihat dari pengakuan para seniman ini yang didukung dengan bukti menurunnya jumlah crop circle berpola rumit ketika mereka pensiun, maka kita bisa mengambil kesimpulan bahwa era crop circle berpola rumit sesungguhnya dimulai oleh para seniman ini. Manusia biasa dan bukan alien.

Abnormalitas Fisik Tanaman dan ladang Gandum

Baiklah, jika pola yang rumit bukan lagi sebuah kemustahilan, bagaimana dengan ciri-ciri fisik seperti adanya unsur logam pada tanah atau perubahan kecepatan pertumbuhan tanaman gandum?

Mungkin peneliti yang paling sering dikutip dalam kaitannya dengan penelitian crop circle adalah W.C Levengood. Ia meneliti 86 sampel crop circle yang muncul antara tahun 1990 hingga 1992. Penelitian Levengood kemudian menemukan beberapa perubahan (abnormalitas) pada sampel tanaman yang diteliti. 

Namun, Levengood dengan jelas memperingatkan bahwa sampel yang diambilnya berasal dari berbagai tanaman seperti kedelai, gandum atau jagung. Ia juga menekankan bahwa crop circle yang ditelitinya tidak memiliki bentuk geometri khusus. 

Pernyataan ini penting karena berarti ada kemungkinan kalau sampel yang ditelitinya adalah formasi crop circle yang berbentuk sangat umum, seperti lingkaran sederhana, dan bukan pola rumit yang baru muncul setelah tahun 1990 ketika para seniman seperti Julian mulai beraksi. 

Seperti ini misalnya.

Jika crop circle yang sejati adalah crop circle yang berbentuk seperti ini, apakah kalian masih tertarik dengan fenomena ini?

Sebagai catatan, dari lebih dari 80 formasi yang ditelitinya, tidak semua ditemukan abnormalitas. Misalnya, ia hanya menemukan 25 formasi yang batang tanamannya sedikit membesar dan 27 formasi yang mengalami perubahan kecepatan pertumbuhan.
Dari situs ini, kalian bisa melihat bahwa abnormalitas yang terobservasi pada sampel tidak menyeluruh dan seragam. Walapun demikian, Levengood menyimpulkan bahwa abnormalitas ini bisa jadi disebabkan oleh plasma vortex yang kemungkinan juga bertanggung jawab terhadap pembentukan crop circle (yang sederhana). Stephen Hawking yang sempat membaca hasil penelitian Levengood belakangan juga setuju bahwa crop circle bisa dibentuk oleh plasma vortex. Dan ini adalah jawaban yang ILMIAH.

Dan misteri crop circle pun telah terpecahkan oleh Levengood!

Jika crop circle yang sejati hanya berbentuk satu lingkaran sederhana seperti di atas, bukankah kadar misterinya telah berkurang jauh?

Matthew Williams mengakui soal ini di dalam sebuah wawancara. Ketika memulai karirnya sebagai pembuat crop circle, ia menyadari bahwa crop circle yang memiliki pola rumit sama sekali tidak ada hubungannya dengan alien.

"Saya berteman dengan banyak kelompok pembuat crop circle dan menyaksikan sendiri bagaimana crop circle dibuat dalam berbagai kondisi. Pada waktu itu, saya percaya jika saya dapat bertanya kepada manusia pembuat crop circle, maka saya bisa menentukan crop circle mana yang dibuat oleh manusia dan mana yang dibuat oleh kekuatan yang tidak dikenal. Belakangan, saya mulai yakin bahwa crop circle buatan manusia adalah crop circle yang memiliki pictogram yang kompleks sehingga menyisakan hanya crop circle dengan pola yang sangat sederhana yang tidak diketahui asal-usulnya."

Dari dulu, faktor alam merupakan penjelasan yang paling banyak diajukan oleh para peneliti. Namun banyak yang menolaknya karena rasanya mustahil alam bisa membuat crop circle berpola geometri phi, burung kolibri atau wajah alien. Tentu saja. Sayapun menolak menerimanya. Namun jika crop circle hanya berbentuk satu lingkaran sederhana seperti yang muncul pada catatan-catatan masa lampau, maka saya yakin banyak diantara kalian akan bisa menerima faktor alam sebagai jawaban atas terbentuknya formasi crop circle. 

Kesimpulan   

Kalau begitu, apakah crop circle tidak mengandung misteri sama sekali? 

Belum tentu juga. Ini mungkin bisa membuat kalian kembali bersemangat.

Para seniman crop circle mengakui kalau ada sesuatu yang aneh berkeliaran di Wiltshire. Ketika Julian Richardson dan teman-temannya sedang membuat sebuah crop circle mereka pernah melihat sebuah bola cahaya oranye aneh melayang di atas ladang. 

John Lundberg juga mengakui hal yang sama. 

"Sebenarnya ini cukup memalukan. Namun saya pernah melihat UFO sementara membuat crop circle di Wiltshire. Penampakan itu merupakan penampakan UFO klasik berbentuk cerutu hitam dengan cahaya terang. Ia muncul di atas horison dan perlahan bergerak ke arah kami, tidak mengeluarkan suara sama sekali. Kami tidak tahu sama sekali benda apa itu. Saya juga pernah melihat bola-bola cahaya di tepi ladang yang membuat kami gugup. Tapi kebanyakan yang kami lihat adalah kilatan-kilatan cahaya seakan-akan seseorang sedang menyorotkan senter ke arah mata saya."

Rod Dickinson, seniman yang lain, bahkan pernah memotret sebuah objek berbentuk piringan putih pada tahun 1993. 

Pada tahun 1996, Rod kembali memotret objek misterius di Chibolton. 

Dan semua penampakan ini masih merupakan misteri yang belum terpecahkan. Mungkin saja wilayah Wiltshire dan Chibolton memang penuh dengan misteri dan mungkin saja misteri ini akan menjadi misteri yang jauh lebih menarik dibanding fenomena crop circle itu sendiri.
»»  READMORE...

Selasa, 10 September 2013

Jaring serangga berbentuk pagar terlihat di Hutan Amazon

Hutan amazon menyimpan berbagai misteri. Dari kisah mengenai ular raksasa hingga suku-suku misterius yang berdiam di dalamnya. Kali ini, sebuah misteri lain muncul dalam ukuran yang lebih kecil, yaitu sebuah struktur seperti jaring yang unik, dan para ilmuwan belum bisa mengidentifikasinya.
Struktur ini terlihat seperti sebuah menara yang dikelilingi oleh pagar melingkar. Jika kita melihatnya lebih dekat, terlihat serat-serat tipis yang mengindikasikan kemungkinan bahwa struktur ini adalah sejenis sarang serangga atau jamur. Namun bentuknya yang unik telah membuat para ilmuwan kebingungan. 

Apa kegunaannya? dan yang terpenting adalah makhluk apa yang membuatnya?
Struktur aneh ini pertama kali terlihat oleh Troy Alexander pada tanggal 7 Juni. Ia adalah seorang mahasiswa di Georgia Tech. Pertama kali ia melihatnya adalah di permukaan dinding tenda dekat Tambopata Research Center di timur laut Peru.
Tidak lama setelah itu, ia menemukan lagi tiga objek serupa di permukaan batang pohon di dalam hutan. Struktur misterius itu berukuran kecil, hanya berdiameter 2 cm.   
Ketika Troy memposting foto itu pada situs reddit, tidak ada yang bisa mengenalinya. 
Phil Torres, seorang ahli biologi yang juga bekerja di Tambopata kemudian memposting link foto itu di twitternya dan dengan segera menjadi viral. Namun, masih saja tidak ada yang bisa mengenalinya.
"Saya tidak tahu apa yang membuatnya atau benda apakah itu," Kata William Eberhard, seorang ahli serangga yang bekerja pada Smithsonian Tropical Research Institute. 
"Saya sudah melihat fotonya dan masih tidak tahu hewan apa yang membuatnya," Kata Norm Platnick, seorang ahli laba-laba di American Museum of Natural History.
"Saya tidak pernah melihat struktur semacam itu sebelumnya," Kata Jonathan Coddington yang mempelajari laba-laba dan juga menjabat sebagai associate director di National Museum of Natural History. 
Ahli serangga Gwen Pearson mengatakan bahwa konsensus dari rekan-rekan ahli serangga lainnya menunjukkan bahwa struktur itu mungkin dibuat oleh ngengat dari family Bucculatricidae. 

Sarang ngengat Bucculatricidae
Memang terlihat ada sedikit kemiripan dengan sarang misterius kita. Sayangnya tidak terlihat adanya menara unik di tengahnya.  

Gwen juga tidak menutup kemungkinan bahwa serangga yang bertanggungjawab adalah ngengat dari family Urodidae yang biasa membuat kepompong berbentuk keranjang.
"Tapi kami semua hanya bisa menebak-nebak. Kami tidak punya petunjuk sedikitpun dan itulah pendapat saya sebagai seorang ahli," Katanya. 

Walaupun sarang ngengat Urodidae bisa dikategorikan sebagai sebuah maha karya, namun bentuknya jelas berbeda dari pagar misterius kita.

Sarang ngengat Urodidae
Todd Gilligan dari Colorado State University yang juga presiden dari komunitas Lepidopterist (ahli kupu-kupu dan ngengat) mengatakan, "Beberapa jenis ngengat membuat pagar untuk melindungi telur mereka dengan menggunakan materi dari perut. Jadi membangun pagar di sekeliling sebuah objek bukanlah sesuatu yang asing. Namun saya belum pernah melihat yang semacam ini sebelumnya."
"Mungkin itu adalah sarang laba-laba dari planet Mars," Kata komentator lainnya sambil bercanda. 
Karena sifatnya yang misterius ini, ada kemungkinan kalau struktur ini dibuat oleh jenis serangga yang belum dikenal sebelumnya. Jika demikian adanya, tidak terlalu mengejutkan mengingat betapa kayanya variasi penghuni hutan Amazon. 

Mungkin yang terasa agak aneh bagi saya adalah kenyataan bahwa struktur semacam ini baru terlihat pada tahun ini walaupun hutan Amazon telah sering dijelajahi.
»»  READMORE...