SELECT LANGUAGE

Senin, 21 Oktober 2013

Relaksasi Otak Untuk Pekerja Berat


Terlalu banyaknya aktivitas sehari-hari, akan membuat kekuatan mental diri kita melemah, yang berefek menjadi frustasi, menderita stress (ketegangan), membuat emosi labil, jantung berdenyut lebih cepat karena darah harus dipompa lebih aktif dan otot di seluruh tubuh menjadi tegang, 


Jika dibiarkan berkepanjangan, bisa menyebabkan depresi yaitu gangguan di alam perasaan (mood) yang ditandai dengan kelainan prilaku, misalnya menjadi pemurung, pencemas, merasa sedih dan berlanjut dengan gejala hilangnya semangat hidup, hilang minat (ambisi/ kemauan), termasuk kehilangan minat untuk melakukan hubungan intim, atau bisa juga terjadi menjadi hiperaktif, emosi labil dan temperamen mudah meledak-ledak. 


Berikut adalah Tips Untuk Melakukan Relaksasi Sederhana Yang Mudah dilakukan: 


- Cari tempat nyaman saat istirahat makan siang atau lakukan saat menjelang tidur. 

1. Lengan digantung disamping kursi, mulailah tarik nafas dalam yang panjang dengan santai sambil menarik pundak kearah atas dan hembuskan perlahan sambil turunkan pundak dan lemaskan seluruh otot, lakukan 3 sampai 8 kali untuk merelaksasikan diri. 


2. Telapak tangan taruh dipangkuan bila posisi duduk, kemudian kepala ditaruh dipundak kanan dengan lembut pindahkan kepala anda sampai terletak dibahu kiri dan tahan beberapa saat, sehingga anda merasakan tarikan otot dibahu dan leher lakukan sampai 8 kali hitungan. 


3. Taruh telapak tangan dibahu, kemudian putar lengan kearah depan 8x dan kearah sebaliknya 8x(gerakan membuat lingkaran dengan sikut lengan yang diputar) 


4. Sekarang rilekskan pikiran anda dengan memandang fokus pada satu titik pandang yang lurus dengan pandangan anda, sambil terus bernafas biasa yang santai (jangan dipaksa untuk bernafas panjang) setelah dirasa pikiran anda mulai santai dan pandangan mulai nanar karena mata ingin dipejamkan maka tutuplah mata anda sambil niatkan dalam batin kalimat afirmasi, sebagai contoh :‘saya masuk dalam keadaan rileks yang damai dan rasa nyaman tercipta untuk dinikmati, membuat seluruh tubuh terasa nyaman dan pada saat saya mengakhiri Relaksasi ini dengan membuka mata maka rasa segar dan bahagia akan memenuhi sanubari saya’ 


5. Selesai menjalankan Relaksasi, bukalah mata anda dan renggangkan lah badan sehingga otot-otot menjadi lebih nyaman dan siap untuk kembali beraktifitas. Sebagai catatan, dalam membentuk dan mengatakan kalimat afirmasi saat melakukan autohipnosis, semua kalimat harus postif, hindari kata-kata negatif, sebagai contoh jika kita dalam kondisi menderita tekanan darah tinggi, maka kalimat autohipnosisnya adalah, “tekanan darah stabil dan kembali normal”, bukan mengatakan “tekanan darah turun”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar